oleh

BPKP Wajo, Kembali Pertanyakan Kwalitas Rabat Beton, Macero — Ujungkessi.

-NEWS-361 dilihat

TIMESULSEL.COM, SENGKANG ( SULSEL ) — Pekerjaan rabat beton Macero — Ujungkessi, Kecamatan Belawa, Kabupaten Wajo menuai banyak sorotan dari Masyarakat dan LSM.

Pada dasarnya masyarakat mengharapkan pekerjaan yang berkwalitas, Apalagi jalan ini nantinya menjadi rute utama menuju kota Sengkang,” kata salah seorang warga setempat, Jamal

Menurut Dia, pekerjaan rabat beton tersebut baru beberapa bulan sudah mengalami keretakan di beberapa titik, hal ini menandakan bahwa kwalitas campuran perlu di lakukan pengujian di laboratorium untuk membuktikan apakah campuran tersebut sudah sesuai dengan RAB nya.

Titik berikutnya yang perlu juga di perbaiki, karena retak

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Wajo, Tagwa Gaffar, dalam penyampaiannya melalui WhatsAppnya, mengatakan bahwa apabila pekerjaan rabat beton ruas jalan Macero — Ujungkessi tidak memenuhi spesifikasi standar pekerjaan, maka kami melarang untuk pencairan Anggaranya.

Baca Juga  TPP ASN di Kabupaten Wajo Sudah Tiga Bulan Belum Dibayar, Ini Kata Anggota DPRD.

” Pihak kami akan melarang pencairan dana terkait rabat beton ruas jalan Macero — Ujungkessi, Kecamatan Belawa, apabila pekerjaan tersebut tidak sesuai dengan RAB- nya,” kata Politisi Nasdem yang mendapatkan suara terbanyak di kecamatan tempe pada pemilihan Legislatif lalu, Selasa, 6/10/20

Sedangkan Ketua DPC Badan Pemantau Kebijakan Publik ( BPKP ) Wajo, Andi Ahmad Sumitro. P, S.Sos. Mengatakan bahwa, seyogianya memang tidak ada pencairan dana proyek rabat beton ruas jalan Mecero — Ujungkessi, apabila pekerjaan tersebut tidak sesuai dengan RAB – nya.

Baca Juga  Kunker ke Badung, DPRD Wajo Ingin Dorong Potensi Ekonomi Desa Berkembang di Wajo

” Apalagi masih terdapatnya beberapa titik yang di duga campuran semen kurang bagus sehingga mengalami keretakan, dan hal ini harus menjadi perhatian utama bagi pelaksana proyek,” jelas Andi Ahmad Sumitro. P, S.Sos.

Lanjut Dia, bahwa rabat beton ruas jalan Macero — Ujungkessi, dikerjakan oleh PT. ADI CIPTA UTAMA SURYA, Volume 1380 M X 5 M. dengan Nilai, 6,4 Milyar lebih, dari APBD,” Jelasnya.

Baca Juga  Koramil Tanasitolo, Kodim 1406 Wajo, Gelar Penyuluhan Covid 19 di Pasar Tancung.

Dengan ikut sertanya para penegak hukum yang ada di kabupaten Wajo, turun langsung kelokasi proyek memberikan suatu kesan bahwa proyek tersebut sangat perlu pengawasan dari pihak yang berwenang, sehingga dapat memberi hasil yang berkwalitas.

Sementara Pejabat Pembuat Komitmen ( PPK ) Dinas Pekerjaan Umum penataan Ruang dan Pertanahan Kabupaten Wajo Hikmawan mengatakan bahwa, masih adanya beberapa titik yang memang mengalami keretakan kami sudah instruksikan untuk perbaikan.

” Terdapatnya beberapa titik yang mengalami keretakan, kami sudah instruksikan untuk di perbaiki, apalagi ini masih dalam keadaan pengerjaan,” katanya melalui WhatsApp.
Editor : Muin

Komentar